Apakah Anda pernah mendengar tentang prediabetes? Jika belum, mungkin saatnya untuk memahami apa itu prediabetes dan bagaimana cara mengelolanya. Prediabetes adalah kondisi pra-diabetes di mana kadar gula darah seseorang lebih tinggi dari normal, tetapi belum mencapai tingkat diabetes tipe 2.
Menurut dr. Herry, seorang ahli endokrinologi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, “Prediabetes merupakan tahap awal dari diabetes tipe 2. Jika tidak diatasi dengan baik, prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2 dalam waktu yang relatif singkat.” Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana cara mengelola prediabetes agar tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.
Salah satu cara mengelola prediabetes adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Menurut American Diabetes Association (ADA), melakukan olahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan yang sehat dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. “Seseorang dengan prediabetes dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 58% dengan melakukan perubahan gaya hidup yang sehat,” kata dr. Herry.
Selain itu, penting juga untuk memonitor kadar gula darah secara teratur dan berkonsultasi dengan dokter secara rutin. “Dokter akan memberikan saran dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi prediabetes seseorang,” tambah dr. Herry.
Bagi Anda yang memiliki faktor risiko untuk prediabetes, seperti obesitas, kurangnya aktivitas fisik, atau riwayat diabetes dalam keluarga, segera lakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah Anda memiliki prediabetes. “Deteksi dini prediabetes dapat membantu mencegah berkembangnya diabetes tipe 2 dan mengurangi risiko komplikasi kesehatan yang serius,” kata dr. Herry.
Jadi, jangan anggap remeh prediabetes. Segera ambil langkah-langkah preventif untuk mengelola prediabetes Anda. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang apa itu prediabetes dan bagaimana cara mengelolanya. Ingatlah, kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan Anda.
